7 Tips Agar Anak dan Remaja Bisa Terhindar dari Cyberbullying
oleh V A N A 'Tech
1. Batasi akses dan blokir
Meski menyakitkan, cyberbullying kadang malah membuat seseorang
makin penasaran membuka situs web atau ponsel mereka. Oleh karena itu
penting untuk berbicara dengan orang tua supaya membatasi akses internet
di jam-jam tertentu.
Selain itu, blokirlah akun-akun orang yang dianggap mengganggu. Sebagian besar gadget memiliki pengaturan yang memungkin penggunaannya memblokir secara otomatis email atau pesan dari orang tertentu. Maka, gunakanlah pengaturan itu agar Anda merasa nyaman menelusuri dunia maya.
Selain itu, blokirlah akun-akun orang yang dianggap mengganggu. Sebagian besar gadget memiliki pengaturan yang memungkin penggunaannya memblokir secara otomatis email atau pesan dari orang tertentu. Maka, gunakanlah pengaturan itu agar Anda merasa nyaman menelusuri dunia maya.
2. Pikirkan dulu apa yang akan diposting
Meski kadang merasa kesal dengan seseorang, tak perlu Anda
mencurahkan perasaan itu di dunia maya. Setidaknya, dengan berperilaku
baik bisa membuat Anda aman. Jangan menulis atau berbagi apapun yang
kiranya bisa menyakiti atau mempermalukan siapa saja.
3. Terbuka pada orang tua
Jadikan ayah atau ibu sebagai satu-satunya orang yang berhak tahu
password ponsel, komputer, atau bahkan akun sosial media Anda. Jangan
mudah terkecoh memberikan password kepada orang lain, termasuk teman.
Katakan dan beri tahu segala hal tentang apa yang Anda lakukan ketika menjelajah dunia maya, siapa teman Anda di akun sosial media, serta biarkan jika orang tua menjadi follower atau teman Anda. Dengarkan apa yang menurut mereka boleh atau tidak boleh dilakukan karena bagaimanapun apa yang mereka lakukan semata-mata karena mereka peduli pada Anda.
Katakan dan beri tahu segala hal tentang apa yang Anda lakukan ketika menjelajah dunia maya, siapa teman Anda di akun sosial media, serta biarkan jika orang tua menjadi follower atau teman Anda. Dengarkan apa yang menurut mereka boleh atau tidak boleh dilakukan karena bagaimanapun apa yang mereka lakukan semata-mata karena mereka peduli pada Anda.
4. Atur privasi
Mungkin Anda memiliki banyak teman di sosial media. Oleh
karenanya, aturlah akun Anda supaya orang yang bisa melihat postingan
atau segala sesuatu yang dibagi adalah orang-orang tertentu yang memang
sudah dikenal. Cara paling mudah lainnya yaitu saringlah orang-orang
yang ingin menjadi teman Anda di media sosial.
5. Cuek pada orang yang mencurigakan
Para pelaku bullying selalu menunggu-nunggu reaksi korban. Untuk
itu, jangan terpancing untuk merespons aksi pelaku agar mereka tidak
merasa diperhatikan. Jangan pula membalas apa yang dilakukan pelaku
cyberbullying kaena secara tidak langsung akan membuat Anda ikut menjadi
pelaku dan makin menyuburkan aksi tak menyenangkan ini.
6. Simpan semua bukti.
Karena cyberbullying terjadi di media digital, jika ada hal yang
mencurigakan maka lebih baik capture-lah tulisan atau perkataan si
pelaku. Lalu, simpan pesan, gambar atau materi pengganggu lain yang
dikirim pelaku. Dokumen ini bisa menjadi barang bukti saat melapor ke
pihak-pihak yang bisa membantu.
7. Jadilah teman, jangan hanya diam
Ikut meneruskan pesan fitnah atau hanya diam dan tidak berbuat
apa-apa justru menyuburkan aksi bullying dan menyakiti perasaan korban.
Suruh pelaku menghentikan aksinya, atau jika pelaku tidak diketahui,
minimal bantulah korban menenangkan diri dan laporkan kasus tersebut ke
pihak berwenang.
Sumber : health.detik.com







0 komentar:
Posting Komentar