Shiny Flashy Green Matrix

Senin, 16 Juni 2014

Pencegahan CyberBullying

Pencegahan CyberBullying
oleh V A N A'Tech 

Menurut kami, amatlah penting bagi seseorang untuk mencegah dirinya tertimpa cyber bullying ataupun juga menjadi seorang pelaku cyber bullying. Maka, beberapa tips agar seorang pengguna dunia maya khususnya jejaring sosial agar terhindar dari cyber bullying adalah:
  1. Cermati dan pelajari jenis jejaring sosial yang akan anda gunakan. Pastikan terdapat fitur “Block User” (Blok Pengguna) dan “Report User” (Laporkan Pengguna). Block User digunakan agar anda dapat mem-blok pengguna lainnya yang anda anggap telah atau terindikasi melakukan tindakan mengganggu atau cyber bullying pada anda. Report User merupakan sarana bagi anda untuk melaporkan orang-orang serupa kepada pengelola jejaring sosial.

  2. Pikirkan secara matang mengenai wujud pemikiran yang akan anda tuangkan dalam jejaring sosial. Hindari segala bentuk penghinaan, pemojokan, pengejekan dan/atau diskriminasi terhadap pihak-pihak tertentu; khususnya terhadap orang-orang di sekitar anda seperti teman, rekan, atasan atau bahkan orang yang tidak anda kenal namun masih berada dalam lingkungan kehidupan anda. Hindari pula segala pernyataan yang bersifat provokatif dan sensitif (seperti SARA), mengingat masyarakat Indonesia sangat beragam. Hal ini tidak dimaksudkan untuk mencegah anda untuk kritis menanggapi suatu isu sosial, namun penyampaian pendapat terhadap suatu isu tersebut sebaiknya dilakukan secara proporsional, ilmiah dan tidak mengandung pernyataan yang menyinggung.

  3. Jika tidak diperlukan, hindari mencantumkan data pribadi seperti nama lengkap, alamat lengkap dan nomor telepon karena dapat lebih membuka akses yang lebih luas bagi pelaku cyber bullying.

  4. Hindari memasang foto pribadi yang bersifat seronok karena dapat menjadi sasaran manipulasi foto dan objek penghinaan dan cemooh bagi para cyber bullying.

  5. Bagi orang tua, awasi dengan cermat dan seksama penggunaan internet, khususnya jejaring sosial oleh anak-anak, meskipun mereka telah beranjak dewasa. Perkenalkan kepada mereka manfaat-manfaat dari internet, namun kenali mereka juga terhadap bahaya-bahaya yang dapat mengintai dalam dunia maya, seperti pornografi, penipuan, penculikan dan tentunya, cyber bullying.

  6. Jangan terpancing untuk melakukan hal-hal yang terkait dengan cyber bullying, meskipun atas ajakan teman sehingga akan melahirkan persengkongkolan untuk memojokan seseorang.

  7. Laporkan segala bentuk indikasi awal cyber bullying. Laporan awal tidak harus langsung kepada aparat kepolisian, namun dapat diselesaikan dengan jalur mediasi dengan para pihak yang terlibat dalam cyber bullying. Contohnya jika anak anda menjadi korban cyber bullying dari temannya, maka dapat melaporkan masalah ini kepada pihak sekolah atau orang tua teman anak anda yang bersangkutan. Namun jika cyber bullying tersebut sudah sangat akut dan sporadis, jangan ragu untuk segera melaporkannya kepada pihak yang berwenang.

  8. Gunakan segala bentuk media komunikasi seperti komputer, internet, telepon seluler, tablet dan peralatan elektronik lainnya untuk hal-hal positif dan tujuan damai.
Penggunaan jejaring sosial di dunia maya secara sehat merupakan tonggak utama dalam mencegah cyber bullying. Pengguna diharapkan bijak dan tidak menciptakan permusuhan atau penyebaran kebohongan antar sesama pengguna. Pengawasan dan kewaspadaan juga merupakan kunci bagi kita dan keluarga agar terhindar dari para cyber bully. Selain itu, pemerintah Indonesia juga sebaiknya tidak memandang remeh masalah cyber bullying ini, karena negara-negara lainnya sudah mulai mengambil langkah-langkah khusus dalam menangani masalah ini.

Sumber : hukum.kompasiana.com

0 komentar:

Posting Komentar